Limbah cair industri tahu mempunyai ciri fisik seperti keruh, berbau, dan bersuhu tinggi. Sifat biologis yang menonjol adalah tingginya kandungan bahan organik. Industri tahu di Kelurahan Jomblang Kota Semarang menurut data tahun 2006 mempunyai nilai TSS dan COD yang jauh melebihi ambang batas yang diperbolehkan. Pada akhirnya limbah ini dibuang ke sungai yang ada di sekitarnya dengan tanpa melalui pengolahan.
Pengolahan yang dilakukan sebatas mengendapkan saja pada bak pengendap. Pada penelitian ini akan dicoba dianalisis perubahan nilai TSS (Total Suspended Solid) dan COD (Chemical Oxygen Demand) dengan pengolahan biologis sistem trickling filter menggunakan media filter berupa tempurung kelapa. Tempurung kelapa mempunyai sifat sesuai syarat media filter yang ideal yaitu keras, kuat, tahan lama, dan tidak menyumbat saluran. Diharapkan melalui pengolahan ini akan didapatkan penurunan nilai TSS dn COD yang dapat berada di bawah nilai ambang batas yang diperbolehkan.